Chery Perkenalkan Baterai Solid-State Terbaru: Jarak Tempuh 1.500 KM dan Cas Cepat 8 Menit
Felix Ganafi
|3 April 2026

Raksasa otomotif asal Tiongkok, Chery, baru saja membuat gebrakan yang berpotensi mengubah peta persaingan kendaraan listrik dunia. Mereka resmi memperkenalkan teknologi baterai solid-state generasi terbaru yang diklaim mampu memberikan jarak tempuh hingga lebih dari 1.500 kilometer dalam sekali pengisian daya. Angka ini hampir dua kali lipat dari kemampuan rata-rata mobil listrik premium yang ada di pasar saat ini.
Teknologi baterai solid-state ini merupakan bagian dari keluarga baru bernama 'Rhino'. Berbeda dengan baterai lithium-ion konvensional yang menggunakan cairan elektrolit, baterai ini menggunakan material padat yang membuatnya jauh lebih ringan dan memiliki kepadatan energi lebih tinggi. Prototipe yang dikembangkan Chery saat ini sudah mencapai kepadatan energi 400 Wh/kg, dengan target ambisius mencapai 600 Wh/kg pada iterasi mendatang.

Sebagai perbandingan, mobil listrik dengan jarak tempuh terjauh yang tersedia saat ini rata-rata hanya mampu menyentuh angka 800 hingga 900 kilometer. Dengan jangkauan 1.500 kilometer, kekhawatiran masyarakat akan kehabisan daya di tengah perjalanan jauh atau range anxiety dipastikan bakal sirna. Tak hanya soal jarak, Chery juga menjanjikan kecepatan pengisian daya yang fantastis; menambah jangkauan 500 km hanya dalam waktu delapan menit saja.
Selain untuk kendaraan listrik murni (BEV), Chery juga menyiapkan varian 'H Series' untuk mobil hybrid yang menjanjikan efisiensi luar biasa hingga 2.000 kilometer. Daya tahan baterai pun menjadi sorotan utama, di mana teknologi ini dirancang untuk mendukung hingga 5.000 siklus pengisian daya. Ini berarti baterai akan memiliki umur pakai yang jauh lebih panjang dibandingkan teknologi yang ada sekarang.

Saat ini, Chery tengah melakukan serangkaian pengujian ekstrem, mulai dari paparan suhu rendah, simulasi tabrakan, hingga uji rendaman air untuk memastikan keamanan maksimal. Meski jadwal produksi massal belum diumumkan secara mendetail, inovasi ini menjadi sinyal kuat bahwa masa depan mobilitas hijau akan semakin praktis, efisien, dan tanpa hambatan jarak. Kehadiran baterai solid-state ini jelas menempatkan Chery sebagai pemain kunci dalam revolusi energi global.