Nissan Qashqai Terbaru Hadir dengan e-Power
Dino Harnanto
|27 Juni 2025
Highlights:
Nissan memperkenalkan sistem hybrid generasi ketiga mereka yakni, e-Power melalui pembaruan pada SUV kompak Qashqai versi Eropa. Mengusung teknologi elektrifikasi yang lebih canggih, SUV ini dirancang untuk memberikan pengalaman berkendara seperti mobil listrik namun tetap menggunakan bahan bakar bensin. Teknologi ini juga akan dibawa ke pasar di kawasan seperti Amerika melalui Nissan Rogue terbaru, serta ke Jepang lewat Elgrand generasi selanjutnya. Sementara di kawasan Asia Tenggara, seperti Indonesia, e-Power sudah ada di diantaranya pada MPV premium Serena e-Power.

Dibandingkan dengan versi sebelumnya, Qashqai e-Power kini hanya mengonsumsi 4,5 liter per 100 km (sekitar 52 mpg), jauh lebih irit dari generasi sebelumnya yang membutuhkan 5,3 liter. Selain itu, emisi CO₂ juga berhasil ditekan menjadi 102 g/km dari sebelumnya 116 g/km. Dengan kapasitas tangki penuh, SUV ini diklaim bisa menempuh hingga 1.200 km.

Yang menarik, meskipun menggunakan mesin bensin 1.5 liter turbo, mesin tersebut tidak langsung menggerakkan roda. Mesin ini bertugas sebagai generator listrik untuk motor elektrik dan baterai 2,1 kWh, yang juga memanfaatkan sistem pengereman regeneratif. Alhasil, sensasi berkendara menjadi sangat mulus, mirip dengan EV sejati.
Nissan juga melakukan penyempurnaan pada sisi kenyamanan dan performa. Output daya meningkat 15 hp menjadi 202 hp saat berada di mode Sport, yang memberi tambahan dorongan sebesar 13 hp. Sementara itu, tingkat kebisingan dalam kabin berkurang hingga 5,6 dB, menjadikannya lebih senyap dari generasi sebelumnya.

Lebih dari itu, getaran pada mobil saat digunakan juga ditekan, memberikan kenyamanan lebih baik baik saat akselerasi maupun saat beban berat.
Demi memberikan nilai tambah, Nissan memperpanjang interval servis dari 15.000 km menjadi 20.000 km. Ini jelas menguntungkan bagi konsumen dari sisi efisiensi biaya jangka panjang.
Qashqai e-Power terbaru akan diproduksi di fasilitas Nissan di Sunderland, Inggris. Penjualannya dimulai pada September 2025 di Eropa, lalu menyusul ke kawasan Afrika dan Oseania. Harga jual akan diumumkan mendekati waktu peluncuran.

Melihat perkembangan elektrifikasi otomotif terutama di sektor hybrid yang semakin banyak penggemarnya, Nissan berniat jadikan sistem e-Power generasi terbaru ini akan menjadi tulang punggung elektrifikasi Nissan di pasar global. Selain Qashqai, teknologi ini akan disematkan di Nissan Rogue generasi terbaru yang dijadwalkan hadir di AS sebelum akhir Maret 2027. Di Jepang, sistem ini juga akan menjadi jantung penggerak Elgrand terbaru.

Dengan efisiensi bahan bakar tinggi, performa senyap, dan sensasi berkendara khas mobil listrik, Nissan Qashqai e-Power bisa menjadi pilihan ideal bagi milenial yang ingin beralih ke teknologi ramah lingkungan tanpa meninggalkan kenyamanan dan kepraktisan berkendara. Kemungkinan besar, di Indonesia e-Power ini juga akan ada di model SUV X-Trail terbaru, rumornya akan hadir di GIIAS 2025.