Indomobil Akuisisi Nissan Motor Indonesia
Dino Harnanto
|11 September 2025

PT Indomobil Sukses Internasional Tbk. (IMAS), perusahaan otomotif yang berada di bawah kendali konglomerat Anthoni Salim, resmi mengambil alih mayoritas saham PT Nissan Motor Indonesia (NMI). Aksi korporasi ini dilakukan melalui anak usaha Indomobil, PT National Assemblers (NA), yang kini menguasai 99,9% kepemilikan NMI setelah penandatanganan akta jual beli saham pada Agustus 2025 yang lalu di Jakarta.
Direktur Utama IMAS, Jusak Kertowidjojo, menyebut langkah ini akan memperkuat portofolio Indomobil Group, khususnya di bidang perakitan kendaraan bermotor. Sebagai informasi, pabrik milik National Assemblers di Purwakarta, Jawa Barat, sudah menaungi beberapa merek besar seperti GAC-Aion, Citroën, dan Volkswagen, dengan investasi senilai Rp621,15 miliar dan kapasitas produksi yang ditargetkan mencapai 61.000 unit per tahun.
Dengan kepemilikan baru ini, ada peluang besar bagi Nissan untuk merakit mobilnya secara lokal di Indonesia. Saat ini, beberapa model Nissan seperti Serena e-Power, Terra, X-Trail e-Power, Kicks e-Power, Magnite, dan Leaf masih berstatus impor dari Jepang atau Thailand. Kehadiran fasilitas perakitan di dalam negeri tentu akan memperluas pasar Nissan sekaligus memberikan nilai tambah bagi konsumen Indonesia.

Dari sisi kinerja keuangan, IMAS menunjukkan tren positif. Pada semester I 2025, perusahaan berhasil mencatat laba bersih Rp43,15 miliar, meningkat 9,36% dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Peningkatan ini sejalan dengan kenaikan pendapatan sebesar 2,54% menjadi Rp14,76 triliun, di mana segmen otomotif, termasuk layanan bengkel, memberikan kontribusi terbesar yakni Rp11,71 triliun atau naik 3,26% secara tahunan.

Akuisisi ini sekaligus menjadi bukti strategi Indomobil untuk memperkuat posisinya di industri otomotif Indonesia, dengan menggabungkan brand global ke dalam jaringan produksi lokal.