BYD Xia Ganti Nama Jadi M9, Siap Meluncur Di Pasar Global
Dino Harnanto
|9 Juni 2025

Setelah sukses debut di pasar domestik Tiongkok, BYD bersiap membawa minivan plug-in hybrid terbarunya ke pasar internasional dengan nama BYD M9. Mobil ini sebelumnya dikenal sebagai BYD Xia di Tiongkok dan pertama kali diperkenalkan pada ajang Chengdu Auto Show 2024.

Langkah ekspor ini menandai ambisi besar BYD dalam memperluas dominasi kendaraan elektrifikasi, dimulai dari Meksiko yang diprediksi akan menjadi pasar debut untuk model M9. Menurut laporan, batch pertama kendaraan ini telah siap diberangkatkan dari Shanghai.

Nama "Xia" yang diambil dari dinasti pertama dalam sejarah Tiongkok dianggap kurang familiar untuk konsumen global. Oleh karena itu, BYD mengubahnya menjadi M9 demi konsistensi dengan lini produk mereka, seperti BYD M6 yang sudah lebih dulu hadir di berbagai negara termasuk Indonesia, Thailand, dan Hong Kong.
Video yang diunggah oleh blogger otomotif asal Meksiko, Daniel Chavarría, memperlihatkan model ini sudah dilengkapi pelat bertuliskan "BYD M9". Hal ini menguatkan prediksi bahwa Meksiko akan menjadi pasar utama pertama yang disasar BYD, apalagi dengan target penjualan ambisius sebesar 80.000 unit pada tahun 2025, naik dua kali lipat dari pencapaian tahun sebelumnya.
Youtube: @danchavarrias

Secara dimensi, BYD M9 masuk kategori MPV besar dengan ukuran 5145 x 1970 x 1805 mm dan wheelbase 3.045 mm. Desainnya menonjolkan grille krom besar, lampu depan tegas, serta detail “kumis naga” yang khas BYD. Di bagian belakang, terdapat lampu bar menyatu dan logo BYD yang menyala.

Dibagian kabin, BYD M9 terlihat menghadirkan suasana premium dengan konfigurasi 7 penumpang (2+2+3). Baris kedua dilengkapi captain seat, sedangkan di bagian depan, penumpang disuguhi 3 layar digital: layar utama 15,6 inci dan dua layar 12,3 inci untuk panel instrumen dan penumpang.

Tidak hanya itu, MPV ini juga dibekali dengan fitur-fitur eksklusif seperti meja lipat, lemari pendingin, penghangat makanan, serta layar atap yang cocok untuk kebutuhan perjalanan keluarga masa kini.

Di balik kapnya, BYD M9 mengandalkan sistem hybrid DM 5.0 yang menggabungkan mesin bensin turbo 1.5L (115 kW/154 hp) dengan motor listrik berkekuatan 200 kW (268 hp). Tersedia dalam dua pilihan baterai: 20.4 kWh dan 36.6 kWh, yang menawarkan jangkauan listrik murni antara 100 hingga 180 km (berdasarkan standar CLTC).

Di pasar domestik Tiongkok, BYD Xia (M9) dibanderol antara 249.800 – 309.800 yuan (sekitar Rp540 juta – Rp670 juta). Harga ini masih lebih terjangkau dibandingkan MPV mewah mereka, Denza D9, yang dijual mulai dari 339.800 yuan (sekitar Rp740 juta) disana dan di Indonesia dibanderol Rp950 juta.
Dengan harga yang kompetitif, teknologi hybrid canggih, serta kenyamanan ala mobil premium, BYD M9 tampaknya siap menjadi pilihan kuat di segmen MPV global, termasuk di pasar berkembang seperti Indonesia.

Keputusan BYD untuk mengganti nama Xia menjadi M9 dan memfokuskan ekspansi internasional mulai dari Meksiko mencerminkan pendekatan strategis dan terukur. Tak hanya mengusung teknologi ramah lingkungan, M9 juga menggabungkan fungsionalitas, kenyamanan, dan desain futuristik yang cocok untuk keluarga milenial yang aktif dan modern.
Kehadiran BYD M9 di pasar internasional tinggal menunggu waktu. Bukan tidak mungkin, Indonesia akan jadi salah satu negara berikutnya yang kedatangan MPV hybrid canggih ini.